Lekat ku tatap bayang indahmu,
dibawah langit kau tersenyum,
kau bertanya, masihkah hati itu bersabar?

Terangmu yang menyilaukan,
membuat setiap mata tertunduk,
kau bertanya, masihkah senyum itu merekah?

Kau pengingat pagi untuk berganti,
penentram hati bagi hari yang mendung,
kau bertanya, masihkah harapan itu bernyawa?

Diri itu ingin mengelak,
meski senja selalu tahu,
mata mana yang menahan basah.

0 Komentar