Senin, 13 Mei 2019

♥Impian Indah Suami :)

IMPIAN. Setiap manusia pasti punya impian dalam hidupnya. Baik impian yang dikejar mati-matian agar menjadi nyata atau hanya sekedar ingin membuatnya menjadi impian yang hidup di dalam hati saja. 
Selain masuk syurga, manusia tanpa impian rasanya bak kehilangan semangat menjalani hari-hari. Percaya gak percaya satu saja impian- mempunyai kekuatan yang
mampu membuat hati dan pikiran menjadi pejuang sejati, pun mampu menjadikan mental dan jasmani menjadi tegak juga riang- meski kerapkali melewati jatuh yang berulang. Kali ini, bukan impianku yang akan saya ceritakan, tapi impian dari Suamiku tercinta; yang mungkin saja-siapa yang tahu-Malaikat melihat, mengaminkan dan suatu saat nanti Allah azza Wa Jalla mengabulkannya.. aamiin ya Rabb.......


Begitu banyak impian indah Suamiku yang baiiik hatinya ini-yang masih sering beliau ungkit belakangan ini, membuat saya iseng ingin mengabadikannya, hahaha. Nah.. dari sekian banyak impian-impian indah itu berikut yang masih terus ada dalam ingatan;

Ingin Melanjutkan Kuliah di Luar Negeri
Well, that's really hard to make it come true. Bukan.. bukan Suami yang ingin melanjutkan sekolah diluar negeri tapi Suami ingin saya yang melanjutkan studi S2 di luar negeri dengan mengikuti program beasiswa dari LPDP. Hahha.. Impian ini sungguh kadang membuat saya tertawa terbahak-bahak, gara-gara impian ini setiap kali ada pengumuman tentang beasiswa LPDP sekonyong-konyong beliau dengan penuh semangat datang menunjukkan persyaratannya dengan wajah penuh harap saya mau mendaftar. Waduuh.. maafkan istrimu, niat sekolah lagi aja udah gak pernah terlintas dalam benak pasca menikah. Terus kenapa bukan abang aja sih yang melanjutkan kuliah ? tiap kali ditanya seperti itu jawabannya hanya  "duuh.. gak tau bahasa Inggris" sambil cengengesan. Sebagai guru bahasa Inggris saya tiba-tiba merasa gak ada gunanya, wkkwk. 


Punya banyak Anak Kembar Yang Sehat
Setiapkali berdoa suami selalu meminta ini, tak jarang pula selalu diceritakannya. Suka saja katanya kalau lihat anak kembar. Yah,, saya juga suka walau belum bisa membayangkan gimana ya melahirkan anak kembar hahaa. Walaupun kami belum dikaruniakan anak, setidaknya impian suami ini selalu menjadi doa yang menguatkan. Karena kami yakin, sangat yakin.. Allah akan memberikan karunia itu disaat yang tepat. Sekarang Allah memberikan waktu untuk kami bersiap-siap. Siap mental dan Ilmu. Karena bahagia itu adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. In syaa Allah.. semoga Allah yang Maha Pewaris mengabulkan impian suami dan tentu impian kami berdua. 
*note: Ditunggu hadirnya diperut Bunda ya, Nak!

Umroh + Honeymoon Ke Turkey via Maghfirah Travel
Bulan Februari kemarin suami baru saja dapat rejeki yang gak pernah disangka-sangka, Yap alhamdulillah beliau diberangkatkan umroh oleh hamba Allah yang tidak ingin disebutkan namanya, Masya Allah. Dan sepulangnya dari baitullah, selain membawa oleh-oleh yang buanyak untuk istrinya, beliau juga pulang membawa impian indah ini; ingin kembali menuai rindu di tanah suci Mekkah-Madinah plus honeymoon ke Turkey bersama-sama- dan tentu bersama Maghfirah Travel yang kata beliau "Nyunnah" banget. Recommended bagi yang mau berangkat Haji dan Umroh. Semoga Allah perkenankan impian indah ini yaa...aamiin.....


Punya Usaha yang Besar, Sukses dan Bermanfaat
Rasulullah SAW mencari rejeki melalui berdagang. Dan limpahan rejeki itu selalu diberi atau disedekahkan dijalan Allah dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Suami juga ini meneladani beliau; ingin merambah ke dunia muammalah perdagangan. "Setinggi apapun jabatanmu disebuah kantor, tetap kau adalah bawahan, tapi sekecil apapun usahamu kau tetap adalah bos nya". Siapa sih yang gak mau punya sebuah usaha yang sukses.. semoga ada jalan untuk suami mendapatkan impiannya ini, melihat beliau sangat piawai dalam mengatur ekonomi, siapa tahu suatu saat nanti saya bisa jadi istri si Boss yang dermawan.. hihihi..

Punya Rumah Impian
Bagi sebagian besar pasangan yang sudah berumah tangga, memiliki rumah impian adalah suatu hal yang jika dibayangkan dapat membuat mata berbinar. Pengen dapur yang serba lengkap dengan fasilitas dan ruang tamu yang hangat penuh dekorasi menawan dan kamar tidur yang nyaman bak istana adalah segelintir dari impian suami yang belum terealisasikan untuk membahagiakan istrinya.  Sebenarnya ini bukan impian suami saja sih, tapi impian saya juga. Tapi impian ini gak sampai membuat kita lupa bersyukur kok, rumah yang kami tempati sekarang bahkan sudah lebih dari cukup. Dan yang terpenting adalah bukan seberapa besar dan indahnya rumah yang menjadi tolak ukur kita merasa nyaman dan bahagia untuk menjadi tempat tinggal bukan? namun bagaimana kita sendiri yang menciptakan suasana bak di istana; senantiasa menghiasinya dengan saling berkasih sayang dan memenuhi setiap ruangannya dengan nilai-nilai islami. Ya..Baiti Jannati, Rumahku Syurgaku. Asalkan bersamamu, digubuk bambu pun terasa bak di istana kok, Bang #eaaaaakk hahaha..


Actually, masih baaaanyak impian-impian indah suami yang belum sempat tertuangkan disini, do'aku semoga salah satu atau beberapa impian suami diatas kelak bisa menjadi nyata, (khususnya punya anak kembar) hihi.. aamiin ya rabbal a'lamin.......**
*bonus pict with baby Yumna :)*

2 komentar:

  1. Semoga impiannya terkabulkan ya, aamiin.
    Btw dulu juga impian saya pengen punya anak kembar yang sehat.
    Tapi sekarang, kayaknya udah gak kepengen hahahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa udh ga kepengen mbak? Makasiyy ya doanya :)

      Hapus

please post your comment before left :)

Every Single Day, I Love You..

Diluar hujan turun begitu derasnya, sesekali petir mengaung menambah cemas dihatiku. Pukul sebelas malam kurang dua menit, aku belum tertid...